Thursday, December 5, 2013

Ratusan Warga Boyolali Gotong-Royong Pasca Terkena Puting Beliung

http://nataberita.blogspot.com/

Boyolali – Sehari pasca diterjang angin puting beliung, Selasa (3/12) kemarin, ratusan warga Desa Kebonan dan Dologan, Kecamatan Karanggede bergotong-royong membersihkan puing dan batang pohon yang tumbang serta memperbaiki rumah mereka yang rusak, Selasa (3/12). Sementara itu akibat bencana tersebut diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta.

Dari pantauan Joglosemar di lokasi kejadian, tepatnya di Dukuh Pulutan dan Troyan RW 2, Desa Kebonan, kondisi pemukiman warga masih porak-poranda. Masyarakat setempat terlihat sedang kerja bakti membersihkan pohon-pohon yang tumbang serta membenahi atap genting mereka yang rontok diterbangkan angin Senin (2/12) sore kemarin. Kerusakan terparah menimpa bangunan gedung olahraga semi permanen, yang roboh rata dengan tanah. Selain itu sejumlah rumah juga mengalami rusak berat karena tertimpa pohon-pohon yang tumbang. Selain itu aliran listrik juga belum menyala karena empat tiang listrik dari cor beton juga tumbang, bahkan ada yang patah.

Menurut Fahrudin (35), ketua RT 04/II, Dukuh Trayon Desa Kebonan, warga bergotong-royong memperbaiki kerusakan rumah mereka secepatnya. Pasalnya, warga khawatir hujan akan turun lagi sementara atap rumah belum selesai diperbaiki. “Dari pagi tadi kerja bakti, kalau tidak cepat diperbaiki takutnya nanti sore hujan tidak ada tempat berlindung,” ungkap dia.

Kadus 2 Kebonan, Muhammad Qosim mengungkapkan, hasil pendataan terakhir di desanya terdapat 116 rumah warga yang rusak, enam di antaranya rusak berat dan tiga rumah roboh. Tiga rumah roboh yakni milik Samngani (45), Musalim (50, dan Sumroni (56). “Kerugian diperkirakan mencapai Rp 60 juta,” kata dia.

Sementara itu menurut Sumroni, bagian teras depan rumahnya ambruk lantaran tertimpa pohon besar. Saat kejadian, dia mengaku tengah tidur di dalam rumahnya. Dia terbangun lantaran mendengar suara hujan es menimpa atap rumah. “Saya keluar ternyata hujan es sejari jempol, dua menit kemudian angin puting beliung berdiameter dua meter lebih menerjang,” tutur dia.

Sementara itu selain melanda Desa Kebonan, puting beliung juga menerjang Desa Dologan, dan mengakibatkan dua rumah rusak berat serta dua lainnya rusak sedang dan ringan. Selain warga, petugas PLN pun juga turun, memperbaiki tiang listrik yang tumbang. Sehingga sampai saat ini aliran listrik belum menyala.








Source: joglosemar.co

No comments:

Post a Comment