Showing posts with label Berita Pilihan. Show all posts
Showing posts with label Berita Pilihan. Show all posts

Saturday, August 19, 2023

Desa Kauman Juara Karnaval di Kecamatan Wonosegoro


NataBerita- Kemeriahan karnaval memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 dengan tema “Terus Melaju untuk Indonesia Maju” Se-Kecamatan Wonosegoro begitu terasa bagi semua kalangan masyarakat, Sabtu (19/09/23). Karnaval ini start awal dari SMK Negeri  1 Wonosegoro sampai halaman Kecamatan Wonosegoro dengan jarak 2 km.

Kegiatan ini diikuti oleh 11 Desa, Ormas, HIMPAUD, IGTKI, SD/MI, SMP/MTs, MA/SMK, UPK, Darma Wanita, dan Puskesmas Kecamatan Wonosegoro. Dari 11 desa tersebut termasuk Kauman, Guwo, dan Lemahireng adalah peserta desa baru di Kecamatan Wonosegoro. Ketiga desa tersebut sudah kali kedua mengikuti bagian dari Kecamatan Wonosegoro yang menjadi peserta karnaval kategori umum yang sebelumnya diikuti pada tahun 2019 sebelum Covid-19 melanda, alhasil Desa Kauman menjadi juara ke-2 pada saat itu.



Pada tahun ini Desa Kauman memanfaatkan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke-78 yang dimana menjadi bagian yang patut diperhitungkan di Kecamatan Wonosegoro dari kualitas SDM dan kebersamaan dalam satu visi  “Kauman Bersatu Pasti Bisa” yang menjadi semboyan Widodo, S.Pd selaku Kepala Desa Kauman. Dalam karnaval ini Kepala Desa Kauman turun langsung sebagai komando peserta karnaval untuk rakyatnya dengan naik di bak truk dan sesekali nampak turun langsung kejalan. Hal tersebut sudah terbiasa yang menjadi ciri khas dirinya yang memilik jiwa pemimpin sekaligus guru dibidang olahraga. Adapun karakter yang melekat dalam dirinya yakni apapun yang beliau cita-citakan harus tercapai.




Di panggung kehormatan beliau menyambut dewan juri dan Camat Sujiyo, S.Sos yang tersenyum menyaksikan peserta karnaval terakhir dari Desa Kauman yang kompak dengan kebersamaan dengan visi “Kauman Bersatu Pasti Bisa”. Saat penampilan Desa Kauman memukau semua penonton karena kekompakan yang diiringan musik  njedug dan mengglegar dari sound system Ripin, dkk.

Saat yang ditunggu-tunggu oleh semua kalangan masyarakat Kecamatan Wonosegoro yaitu pengumuman juara. Akhirnya setelah menunggu beberapa jam kemudian dewan juri mengumumkan juara kategori umum adalah Desa Kauman. Widodo, S.Pd selaku Kepala Desa Kauman merasa bangga dan bersyukur apa yang telah ditorehkan untuk Desa Kauman dalam karnaval memperingati Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke-78. (Ast)

Wednesday, July 26, 2023

Gempar! Salah Satu Warga Desa Kauman Tenggelam Di Sungai Serang Saat Musim Kemarau


NataBerita- Kejadian menggemparkan warga, salah satu warga Dukuh Kauman, Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, tenggelam di Sungai Serang di musim kemarau, Rabu, 26/07/2023. Aditya Rahmadi korban (11 Th) adalah korban tenggelam di Kali Serang yang terletak di ujung barat Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. Kejadian ini berawal saat korban pulang sekolah pukul 12.00 WIB, setelah mereka menjalankan sholat dhuhur secara berjamaah di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Cekelan, Desa Kauman, Wonosegoro, Boyolali. Korban tiba di rumah pukul 12.30 WIB. Kemudian korban bersama teman-temannya yang bernama, Hengki (12 Th), Afif (9 Th), Gibran (9 Th) dan adik korban Wahyu Saputra (9 Th). Mereka berencana bermain bersama menuju Kali Serang di Dukuh, Kauman, Desa Kauman,  Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali dengan maksud mencari ikan dan bermain di sungai. Mereka berlima sampai di sungai sekitar 12.45 WIB. Setelah mereka mencari ikan Aditya Rahmadi (korban) mandi di aliran sungai yang tenang (kedung)  adiknya atas nama Wahyu Saputra ikut menyusul mandi bersama kakaknya di air tenang yang cukup dalam tersebut, namun teman-temannya bertiga sudah pulang terlebih dahulu. Di saat mereka berdua sedang mandi pada pukul 14.00 WIB ada salah satu warga yang lewat di sungai dengan tujuan pergi keladang atau tegal, melihat salah satu anak yang melambai-lambaikan tangan meminta tolong dari  keterangan saksi mata.  Saksi mata atas nama Dardiri (61 th), warga Dukuh Kauman RT 001/ RW 003, Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali dapat  menyelamatkan Wahyu Saputra (9 Th) adik korban. Namun sebaliknya, Aditiya Rahmadi yang bernasib naas nyawanya tidak bisa tertolong. Korban sempat dicari Dardiri (61 Th) namun tidak ditemukan. Kemudian, Dardiri (61 Th) meminta bantuan warga untuk mencari korban. Pada pukul 14.30 WIB korban yang tenggelam baru dapat ditemukan dari bantuan warga yang lain, namun sayangnya Aditiya Rahmadi (11 Th) keadaannya sudah tidak bernyawa. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah neneknya Siti Aminati (60 Th) Dukuh Kauman RT 002/ RW 003, Desa Kauman, bersama warga dan dibantu Widodo, S.Pd selaku Kepala Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. Petugas Puskesmas Kecamatan beserta Kapolsek Kecamatan Wonosegoro juga datang ketempat korban untuk meminta keterangan kepada  warga terkait kejadian tersebut dan petugas Puskesmas melakukan cek medis terhadap korban. Menurut kejadian tersebut petugas medis tidak akan melakukan otopsi. (AST)

Friday, January 17, 2014

Tak Tahan jadi Jomblo, Pria di China Potong Kemaluannya

Deskripsi

Nataberita - Seorang perjaka di China bernama Yang Hu nekat memotong alat kelaminnya sendiri. Tindakan mengerikan ini dilakukannya lantaran Yang depresi karena tidak tahan terus melajang. Tidak berhasil menggaet satu pun wanita sejak pindah ke kota Jiaxing untuk bekerja di pabrik pakaian. Akhirnya 27 Oktober lalu, entah setan apa yang merasukinya, tiba-tiba dia memotong kemaluannya sendiri.

Dia berpikir, kejantanannya itu tidak lagi bermanfaat jika dia terus melajang. Selain itu dia yakin, tanpa kemaluan dia akan mampu berhenti memikirkan cara mendapatkan kekasih. Sesal datang terlambat. Usai memotong alat kelaminnya sendiri, yang mengalami pendarahan yang hebat. Takut terjadi sesuatu, dia kemudian dengan bersepeda pergi ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh pertolongan medis. Sampai di rumah sakit, setelah lelah mengayuh dengan selangkangan yang penuh darah, Yang ternyata lupa membawa potongan kejantanannya. Akhirnya, dia kembali ngebut dengan sepeda, sambil menahan sakit.

Setibanya di rumah sakit lagi dokter mengaku tidak bisa lagi menyambung alat kelaminnya itu, karena sudah tidak dialiri darah dalam waktu yang lama. Salah seorang teman Yang, mengatakan pria berusia 26 tahun itu sudah cukup lama mengalami depresi. Pasalnya sejak pindah ke kota itu, dia kesulitan menemukan pacar. Belum lagi jam kerja yang panjang yang harus di jalaninya di pabrik, membuat kesempatannya bertemu pasangan semakin tipis.

Kawannya ini kecewa dengan pihak rumah sakit. Dalam keadaan parah seperti itu, seharusnya RS tidak membiarkannya pulang lagi mengayuh sepeda. Seharusnya RS menyediakan sebuah ambulans untuk mengantar Yang kembali ke kamar kos dan berangkat ke RS. 








Tuesday, December 31, 2013

Mengenal mitos Rebo Wekasan di malam tahun baru

http://nataberita.blogspot.com/

Nataberita - Malam Tahun Baru 2014 diyakini sebagian masyarakat sebagai hari penuh mitos. Sebab, perayaan tahun baru kali ini, jatuh pada malam 'Rebo Wekasan' yaitu hari Rabu terakhir di bulan Shafar.

Rebo dalam bahasa Jawa adalah hari Rabu, sedangkan Wekasan adalah pungkasan atau terakhir, sehingga dinamai Rabo Wekasan dalam istilah Jawa. Sedangkan bulan Shafar adalah bulan kedua dalam penanggalan hijriyah Islam.

Masyarakat jahiliyah kuno, termasuk bangsa Arab, sering mengatakan bulan Shafar adalah bulan Tasa'um atau kesialan. Anggapan ini masih diyakini sebagian umat muslim hingga saat ini, termasuk sebagian bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Jawa. Berikut rangkuman merdeka.com soal Rebo Wekasan:

1. Rabu terakhir di bulan kesialan

Nataberita - Apa makna dari Rebo Wekasan itu? Salah satu tokoh masyarakat di daerah Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, H Umar Efendi mengatakan, hanya golongan orang-orang sufi yang mengerti makna ini.

Mereka (kaum sufi) dan masyarakat Jawa kuno, kata dia, serta sebagian kaum muslimin meyakini setiap tahun akan turun 320.000 bala, musibah, ataupun bencana (dalam referensi lain 360.000 malapetaka dan 20.000 bahaya), dan itu akan terjadi pada hari Rabu terakhir di bulan Shafar.

"Sehingga dalam upaya tolak balak itu, diadakanlah ritual-ritual tertentu di malam Rabo Wekasan. Di antara ritual tersebut adalah dengan mengerjakan salat empat rakaat, yang diistilahkan dengan salat sunnah lidafil bala yaitu salat sunnah untuk menolak balak," terang alumnus Pondok Pesantren Rejoso, Jombang tersebut.

2. Kaum tua pilih ritual keagamaan

Nataberita - Aura mitos Rebo Wekasan ini sangat kuat bagi sebagian masyarakat Jawa dan sebagian umat muslim, salah satu tokoh masyarakat di daerah Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, H Umar Efendi memprediksi, pada malam Tahun Baru 2014 akan banyak orang-orang menjalani ritual keagamaan daripada berhura-hura.

"Kemungkinan tetap, mayoritas anak muda yang kurang paham bahkan mungkin meninggalkan mitos Rebo Wekasan saja yang akan meramaikan malam Tahun Baru dengan hura-hura. Sebab mereka hidup di zaman modern. Sedangkan kaum tua, atau golongan masyarakat yang menyakini Rebo Wekasan adalah hari kesialan, akan melakukan ritual, sebagian lagi ada yang berpuasa tiga hari, dimulai hari Senin besok sampai Rabu," ujar dia memprediksi.

Namun ada juga ulama yang menyarankan agar tidak menganggap hari tertentu sebagai suatu pedoman, termasuk menjadikan setiap Rabu akhir bulan adalah hari nahas yang harus kita hindari.

"Karena ternyata pada hari itu, ada juga yang beruntung, ada juga yang buntung. Tinggal kita berikhtiar meyakini, semua itu adalah anugerah Allah. Dan kita kembalikan lagi semua persoalan kepada yang goib, yaitu Allah," kata Umar memberi wejangan.


3. Lebih baik hindari hura-hura

Nataberita - Rebo Wekasan diyakini sebagai hari turunnya 320.000 balak atau bencana (dalam referensi lain 360.000 malapetaka dan 20.000 bahaya). Sehingga, sebagian masyarakat yang meyakini mitos ini, diwajibkan untuk mawas diri dengan menggelar ritual.

Sementara pada masyarakat Kejawen, menggelar ritual-ritual khusus di tempat yang dikeramatkan di daerahnya masing-masing. Seperti yang dituturkan Maksum, asal Mojokerto.

Warga Dusun Telogo Gede, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Mojokerto ini mengatakan, ritual-ritual khusus dalam budaya Jawa Kuno, bermacam-macam cara sesuai dengan kepercayaan masing-masing daerah. Ada yang menggelar selamatan tumpeng di tempat yang dikeramatkan dan sebagainya.

"Di desa saya ada sumur tua yang dikeramatkan ketika hari Rebo Wekasan. Tapi ritual itu sudah lama tidak dilakukan, karena dikhawatirkan mengarah pada kemusyrikan. Sekarang ya diganti dengan tradisi Islam, yaitu menggelar salat sunnah penangkal bala' dan membagi-bagi sedekah kepada fakir miskin," ujar Maksum.

Dia juga menegaskan, tradisi ritual Rebo Wekasan itu juga ada hikmahnya juga, meski tidak ada dasar atau ayat-ayat Alquran yang menjelaskan masalah tersebut, bahkan Nabi Muhammad juga tidak pernah mengajarkan pada ummatnya untuk meyakini hal itu.

"Terlebih lagi tahun ini, Rebo Wekasan jatuh tepat di malam Tahun Baru 2014. Artinya, perayaan tahun baru nanti tidak perlu digelar berlebihan. Mendekatkan diri kepada Allah itu jauh lebih baik ketimbang hura-hura yang tidak penting. Selanjutnya, percaya atau tidak Wallahu 'alam, segalanya berpulang pada yang ghoib," pungkasnya.







Source

Foto Hot, Aurelie Moeremans Bisa Dipidanakan

Aurelie & Robby (Foto: Egie Gusman/Okezone)

Jakarta – Pengakuan Aurelie Moeremans dipaksa berfoto telanjang oleh suaminya, Mr. X, yang dituangkan di akun Facebooknya cukup mengejutkan. Namun, hal itu memunculkan masalah baru, bintang Fortune Cookies tersebut bisa dipidanakan.

Menurut pakar telematika, Abimanyu Wachjoewidajat, jika foto Aurelie benar tersebar, tidak menutup kemungkinan bintang sinetron itu dapat dijerat pidana. Pasalnya, Aurelie telah melanggar UU Pornografi, di mana dia telah bersedia menjadi objek foto.

"Apabila kelak ada foto telanjang AM yang beredar, maka yang bersangkutan mungkin bisa dituntut melanggar UU Pornografi, yakni pasal 8. Di mana yang bersangkutan bersedia menjadi objek," ungkap Abimanyu dalam rilis yang diterima Okezone.

Menurutnya, apapun alasan Aurelie mengenai foto tersebut, dia telah bersedia menjadi objek atas foto yang mengandung muatan pornografi. Selain itu, orang yang mengambil foto tersebut juga dapat dijerat dengan undang-undang sama.

"Apapun alasan keterpaksaan yang dapat dijadikan dalih, tetapi saat seseorang sudah menjadi objek pornografi, maka dia berarti setuju dan bersedia.  Apalagi bila kelak terbukti pada gambar tidak menunjukkan keterpaksaan, atau kesan bahwa dia tidak bersedia difoto (misal dalam keadaan tangan terikat dan lain-lain)," imbuhnya.

"Adapun pelaku pengambil gambar (yang diceritakan seolah dilakukan Mr. X) dapat dijerat pasal UU Pornografi pasal 9. Namun, hal itu perlu pembuktian terlebih dahulu, bahwa memang Mr. X adalah orang yang mengambil gambar. Dalam hal itu perlu ada beberapa barang bukti penguat, seperti konten digital, kamera yang digunakan, lokasi, serta bukti lain yang menunjukkan bahwa Mr. X memang jelas sebagai pihak yang terlibat dalam pembuatan konten tersebut," tutup dia.









Source

Friday, November 8, 2013

Kisah 10 November 1945 Bung Tomo, Radio Pemberontakan dan Teriakan `Allahu Akbar`



berita pilihan



Bung Tomo berdusta. Kepada para pemimpin lokal di Surabaya, ia mengklaim mendapat izin untuk mendirikan radio dari Menteri Penerangan Amir Sjarifuddin. Pada kenyataannya, saat bertemu Amir di Jakarta, izin itu tak diberikan.

Pria bernama asli Sutomo tersebut melakukannya lantaran kecewa berat. Di Jakarta, pasukan Sekutu datang pada 30 September 1945. Para serdadu Belanda ikut rombongan.

Hal yang membuatnya gundah: bendera Belanda berkibar di mana-mana. Saat itu, Bung Tomo masih berstatus wartawan kantor berita ANTARA. Ia juga kepala bagian penerangan Pemuda Republik Indonesia (PRI), organisasi terpenting dan terbesar di Surabaya saat itu.

Sebelumnya, pada 19 Desember, sebuah insiden terjadi di Hotel Yamato atau Hotel Oranye, Surabaya. Sekelompok orang Belanda memasang bendera mereka. Rakyat marah. Seorang Belanda tewas dan bendera merah-putih-biru itu diturunkan. Bagian biru dibuang, tinggal merah-putih, yang langsung dikerek naik.

Di Jakarta itu, Bung Karno meminta para pemuda untuk menahan diri, tak memulai konfrontasi bersenjata.

Lalu, Bung Tomo kembali ke Surabaya. "Kita (di Surabaya) telah memperoleh kemerdekaan, sementara di ibukota rakyat Indonesia terpaksa hidup dalam ketakutan," katanya seperti dicatat sejarawan William H. Frederick.

Ia mundur dari PRI karena menganggap organisasi yang dipimpin Soemarsono ini terlampau 'lembek.' Badan Pemberontakan Rakyat Indonesia (BPRI) didirikannya. Bung Tomo juga mundur dari ANTARA.

Di masa itu, mengundurkan diri bukan perkara sepele. Bung Tomo sempat mau 'dihabisi' rekan-rekannya di PRI karena dianggap memecah-belah rakyat.

berita pilihan
Radio milik Bung Tomo.

Kemudian, sebuah radio akhirnya benar-benar didirikan Bung Tomo untuk terus memelihara semangat perlawanan. Radio tersebut diberi nama 'Radio Pemberontakan' dan mulai mengudara pada 16 Oktober 1945.

Penyiar utamanya, ya, Bung Tomo. Dengan suara menggelegar dan intonasi memikat, pria kelahiran 3 Oktober 1920 itu secara rutin muncul untuk menyampaikan pidato. Sebelum dan sesudah pidato, ia selalu selalu meneriakkan "Allahu Akbar."

Menurut Frederick, berdasarkan penelitiannya untuk Ph.D, cara itu ditempuh demi memikat kalangan santri yang sangat dibutuhkan potensinya tapi banyak yang belum tergerak menceburkan diri dalam gerakan perlawanan, bersiap untuk menyambut kedatangan tentara Sekutu.

Siaran juga dilakukan dalam bahasa Inggris. Orang yang melakukannya adalah perempuan Amerika Serikat kelahiran Skotlandia, Muriel Pearson, atau lebih dikenal sebagai K'tut Tantri.

Tantri siaran dua kali dalam semalam. "Tujuannya adalah memberikan penjelasan kepada mereka yang berbahasa Inggris di dunia mengenai kisah perjuangan bangsa Indonesia. Kisah dari sudut pandang rakyat Indonesia sendiri," tulis Tantri dalam otobiografinya, Revolt in Paradise.

Pada 25 Oktober 1945, pasukan Inggris yang mewakili Sekutu akhirnya tiba di Surabaya. Brigjen AWS Mallaby memimpin. Sehari sebelumnya, Bung Tomo berorasi di radio. Petikannya:

"Kita ekstremis dan rakyat sekarang tidak percaya lagi pada ucapan-ucapan manis. Kita tidak percaya setiap gerakan (yang mereka lakukan) selama kemerdekaan Republik tetap tidak diakui! Kita akan menembak, kita akan mengalirkan darah siapa pun yang merintangi jalan kita! Kalau kita tidak diberi Kemerdekaan sepenuhnya, kita akan menghancurkan gedung-gedung dan pabrik-pabrik imperialis dengan granat tangan dan dinamit yang kita miliki, dan kita akan memberikan tanda revolusi, merobek usus setiap makhluk hidup yang berusaha menjajah kita kembali!"

"Ribuan rakyat yang kelaparan, telanjang, dan dihina oleh kolonialis, akan menjalankan revolusi ini. Kita kaum ekstremis, kita yang memberontak dengan penuh semangat revolusi, bersama dengan rakyat Indonesia, yang pernah ditindas oleh penjajahan, lebih senang melihat Indonesia banjir darah dan tenggelam ke dasar samudera daripada dijajah sekali lagi! Tuhan akan melindungi kita! Merdeka! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!"

berita pilihan
Bung Tomo saat menikahi Sulistina.

Pertempuran akhirnya pecah pada 27 Oktober 1945 setelah pasukan Inggris membebaskan sejumlah intel Belanda yang ditangkap sebulan sebelumnya. Mereka lalu mengambil alih beberapa instalasi penting seperti kantor jawatan kereta api, kantor telepon dan telegraf, serta rumah sakit. Tapi, mereka kalah jumlah.

Kontak senjata sempat jeda setelah Bung Karno, Bung Hatta, dan Amir Sjarifuddin datang ke Surabaya. Trio ini datang atas permintaan Inggris yang terdesak. Namun, 3 hari kemudian, Mallaby tewas. Ultimatum dijatuhkan: rakyat Surabaya harus meletakkan senjata pada 10 November pukul 06.00 dan pembunuh Mallaby menyerahkan diri.

Permintaan itu tak dituruti. Pada 9 November, Bung Tomo lagi-lagi berpidato di radio. Nukilannya:

"Saudara-saudara rakyat Surabaya. Bersiaplah! Keadaan genting. Tetapi saya peringatkan sekali lagi. Jangan mulai menembak. Baru kalau kita ditembak. Maka kita akan ganti menyerang mereka itu."

"Kita tunjukkan bahwa kita itu adalah orang yang benar-benar ingin merdeka. Dan untuk kita, Saudara-saudara, lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap. Merdeka atau mati. Dan kita yakin, Saudara-saudara, akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita sebab Allah selalu berada di pihak yang benar. Percayalah, Saudara-saudara!"Tuhan akan melindungi kita sekalian. Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Merdeka!"




Sumber

Terkuak Penemuan Dinosaurus di Utah 'Kakek Buyut' dari Tyrannosaurus Rex



berita pilihan


Ilmuwan mengungkap penemuan dinosaurus di Utah kepada publik. Bahwa hewan purba itu merupakan 'kakek buyut' dari Tyrannosaurus rex atay T-rex. Binatang itu dikenal sebagai predator dengan tengkorak tebal dan bergigi besar.

Para ilmuwan pun menamakan binatang tersebut sebagai Lythronax argetes, atau 'raja predator', karena giginya yang besar dan penampilannya yang lebih dominan sebagai pemangsa.

"Terlihat gigi yang besar yang merupakan dinosaurus yang hidup pada awal-awal zaman purba. Spesies ini merupakan penguasa pada masa itu," ujar ahli paleontologi dari Universitas Maryland, Thomas Holtz Jr di Natural History Museum, Utah, di Salt Lake City, seperti Liputan6.com kutip dari NBC News, Jumat (8/11/2013).

berita pilihan

Ahli paleontologi lain dari Universitas Utah, Mark Loewen menjelaskan, panjang tulang belulang dinosaurus tersebut adalah 7,3 meter, sedikit lebih pendek daripada T.rex. Namun usianya sekitar 10 juta tahun lebih tua.

"Penemuan Lythronax ini mengungkap evolusi kelompok sebelum T.rex, sesuatu yang tidak kita pahami sebelumnya," kata Mark yang memimpin penggalian dinosaurus baru ini.

"Lythronax seperti paman buyut T.rex," imbuh dia.

Para ilmuwan berharap penemuan itu akan membantu pemahaman mengenai ekosistem predator tersebut. Penemuan spesies ini dibukukan dalam jurnal ilmiah Plos One.

Dinosaurus ini sebenarnya sudah ditemukan oleh pekerja Biro Federal Manajemen Pertanahan di timur Utah pada 2009. Kemudian ilmuwan baru mengungkapkan jenisnya sekarang.

Foto sisa fosil dari spesies baru yang ditemukan itu lalu dikirim ke Mark dan timnya segera setelah ditemukan di selatan monumen nasional Grand Staircase Escalante di perbatasan Utah-Colorado.

Tim tersebut membutuhkan waktu 2 tahun untuk mengumpulkan, mengawetkan, dan menyusun kembali tulang belulang itu. Kemudian mereka menuju lokasi di mana tulang spesies keluarga T rex ini dipelajari, termasuk di China, Birmingham, Alabama, Washington DC, dan New York.

Para ilmuwan awalnya memperkirakan dinosaurus tersebut adalah anggota keluarga dengan karakteristik seperti T.rex berbadan besar, lengan kecil, tengkorak tebal, dan mata lurus ke depan, berusia sekitar 70 juta tahun. Namun Lythronax memperlihatkan tanda bahwa ia setidaknya berumur 80 juta tahun.


berita pilihan

Seperti kerabatnya, Lythronax diyakini merupakan pemangsa utama pada masanya, tersebar dari Meksiko hingga Alaska, termasuk sebagian Utah, pada fasa Campanian periode Cretaceous akhir.

"Hal yang menarik adalah penemuan ini menunjukkan bahwa tyrannosaurus terakhir yang diketahui berada di wilayah selatan Amerika Utara, bukannya Asia atau Amerika Utara jauh seperti diduga sebelumnya," ujar Andrew Farke, kurator museum paleontologi Raymond M Alf di Claremont, California.

Pakar paleontologi Peter Roopnarine yang mempelajari ekologi periode dinosaurus di Akademi Sains California mengatakan, "penemuan semacam ini sangat menarik karena ini bukan saja binatang dari era tersebut namun juga predator besar pada masa itu."Menurut Roopnarine, dengan mempelajari Lythronax akan terungkap lebih banyak lagi mengenai ekosistem pada masa hidupnya. "Ini akan mengubah pemahaman kami mengenai sistem ekosistem tua ini," ujar Roopnarine yang dimuat Dailymail.