Wednesday, February 19, 2014

Potensi Hujan Masih Tinggi, Lahar Dingin Kelud Ancam Pemukiman

 (Foto: Ant/Trial)

Malang - Lahar dingin masih mengancam di daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Kelud. Pasalnya, potensi hujan dengan intensitas rendah, sedang, hingga tinggi diprediksi turun hingga sepekan ke depan.

Kepala Seksi Observasi, Analisa, dan Informasi BMKG Karangploso, Malang, Rahmatullah Aji, menjelaskan, hujan diprediksi terus mengguyur terutama di dataran tinggi seperti daerah sekitar Gunung Kelud; Ngantang, Pujon; dan Kediri serta Blitar.

"Hujan dikhawatirkan membawa longsoran material vulkanik sehingga warga harus waspada," kata Rahmatullah saat dihubungi salah satu wartawan, Rabu (19/2/2014).

Menurutnya, curah hujan tidak merata dan tersebar di beberapa titik, tergantung titik-titik awan yang berkumpul di kawasan itu. Kecepatan angin masih normal di kisaran 30 kilometer per jam.

Sementara itu, ratusan warga Dusun Selangon, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang, masih terisolir karena jembatan dusun putus diterjang banjir lahar dingin sejak kemarin petang.

Kabid Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setyono, mengatakan, ada 312 warga di Dusun Selangon. Mereka berada di titik aman dari erupsi Kelud, tapi warga tidak bisa keluar karena jembatan putus. "Petugas sudah mencari jalur alternatif untuk memasok logistik," kata Bagyo.









No comments:

Post a Comment